BerandaBeritaSwasembada Beras Nasional, Hasil Kerja Kolaboratif

Swasembada Beras Nasional, Hasil Kerja Kolaboratif

Published on

OELAMASI,DELEGASI.NET – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menegaskan keberhasilan swasembada beras nasional merupakan hasil kerja kolaboratif dari Kabinet Merah Putih yang solid untuk mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam hal ini Asta Cita Swasembada Pangan.

Mentan Amran menyebut capaian tersebut buah dari sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi Petani, serta Penyuluh Pertanian dan Petani, yang kompak dalam berproduksi dan menjaga sektor pangan nasional untuk tetap stabil dan berkelanjutan.

“Ini kerja keras kita bersama. Tidak akan tercapai tanpa kerja sama kita semua. Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih, dari gagasan besar Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh Petani, Penyuluh Pertanian di Indonesia serta semua pihak yang terlibat mendukung dalam kerja keras kita ini,” kata Mentan Amran pada Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026).

Menteri Amran juga menyampaikan, kurang lebih 160 juta Petani di Indonesia memberikan apresiasi atas perhatian dan kebijakan Presiden Prabowo terhadap sektor pertanian. Ia menyebut Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sekretariat Negara dan lembaga tinggi negara terkait lainnya juga memiliki peran krusial dalam penerbitan puluhan regulasi cepat yang mempermudah pupuk, irigasi, distribusi, serta pengendalian inflasi pangan.

“Dimana salah satu kebijakan strategis yang berdampak besar adalah percepatan regulasi pupuk yang terbit hanya dalam satu hari dan berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20 persen. Ini luar biasa, kebijakan pangan yang diterapkan saat ini sudah menunjukkan hasil nyata,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan strategis antar kementerian seperti Kementerian Pertahanan sejak 2023 melalui pembangunan food estate sebagai lumbung pangan nasional yang berkelanjutan, juga langkah-langkah hilirisasi sektor pertanian yang memperkuat dan meningkatkan komoditas pertanian nasional.

Amran juga menyoroti ketegasan penegakan hukum bersama Polri dan Kejaksaan Agung dalam memberantas mafia pangan, pencabutan ribuan izin bermasalah, serta perlindungan harga untuk para Petani sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.*** (*/delegasi)

Sumber : biro adpim setda ntt

Komentar ANDA?

Latest articles

Pelayanan Publik NTT Tembus Kategori Sangat Baik, Dua Kabupaten Masuk Prioritas Pembinaan

KUPANG, DELEGASI.NET — Kualitas pelayanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat kemajuan...

Siapkan Akun Coretax DJP, Ini Langkah Awal Wajib Pajak Sebelum Lapor SPT 2026

KUPANG, DELEGASI.NET - Awal tahun 2026 tidak hanya ditandai dengan tingginya intensitas hujan di...

Renungan Minggu : Ia Berdiri dalam Antrian Kita

Oleh: RD. Leo Mali Yesus mengantri bersama orang-orang biasa untuk dibaptis oleh Yohanes di sungai...

Sebelas DPC Nilai Muswil X PPP NTT Cacat Hukum, Legitimasi Kepemimpinan Dipersoalkan

KUPANG, DELEGASI.NET — Musyawarah Wilayah (Muswil) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Timur...

More like this

Pelayanan Publik NTT Tembus Kategori Sangat Baik, Dua Kabupaten Masuk Prioritas Pembinaan

KUPANG, DELEGASI.NET — Kualitas pelayanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat kemajuan...

Siapkan Akun Coretax DJP, Ini Langkah Awal Wajib Pajak Sebelum Lapor SPT 2026

KUPANG, DELEGASI.NET - Awal tahun 2026 tidak hanya ditandai dengan tingginya intensitas hujan di...

Renungan Minggu : Ia Berdiri dalam Antrian Kita

Oleh: RD. Leo Mali Yesus mengantri bersama orang-orang biasa untuk dibaptis oleh Yohanes di sungai...