ENDE,DELEGASI.NET – PSN Ngada akhirnya keluar sebagai juara Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV Tahun 2025 di Kabupaten Ende. Dalam laga grand final yang berlangsung di Stadion Marilonga, Jumat (5/12), Laskar Jaramasi menekuk Persena Nagekeo dengan skor 2-0.
Stadion Marilonga terbukti sudah tidak angker lagi buat tim asuhan Kletus Gabhe. Setelah dua kali gagal saat final pada tahun 1999 dan 2017 di Stadion Marilonga, kali ini PSN menembus daya magis stadion kebanggaan warga Kabupaten Ende itu.
Sukses PSN musim ini sekaligus membungkam mitos yang selalu menyebut PSN tidak pernah juara di Pulau Flores. Delapan kali juara diraih PSN di Timor dan Sumba, dan kali ini untuk tropi yang kesembilan PSN mengoleksi dari Pulau Flores.
Tropi bergilir diserahkan Bupati Ende Yoseph Benediktus Badeoda kepada Kapten PSN Heron Ago yang didampingi pelatih bertangan dingin Kletus Gabhe.
Selain memboyong piala bergilir, PSN juga berhak atas piala tetap, medali, dan uang pembinaan sebesar Rp 200.000.000. Sebastianus Due, center back PSN, melengkapi kebahagiaan ini dengan predikat sebagai Pemain Terbaik, dan membawa pulang uang pembinaan Rp 5.000.000.
Dua gol PSN diciptakan pada babak pertama. Heron Ago memecah kebuntuan pada menit ke-11, memanfaatkan umpan dari Claudio Sebo. Sambil sedikit berkelit mencari ruang tembak, Heron Ago melepas tendangan keras dengan kaki kirinya, merobek gawang Laurentius Billy.
Hironimus Liko, bek kiri PSN menggandakan keunggulan raksasa sepak bola NTT itu pada menit ke-29. Eksekusi tendangan bebas dari luar kotak pinalti menembus pojok kanan atas gawang Persena.
Bentrok PSN dan Persena di laga puncak ini benar-bemar menjadi milik PSN. Sepanjang 45 menit pertama PSN mendikte jalannya pertandingan. Statistik menunjukkan 5 kali PSN mengancam gawang Persena, dan dua kali berbuah gol.
Persena yang tampil gemilang ketika menumbangkan Perse Ende, sama sekali tidak bisa berkutik. Tian Daga dan kawan-kawan baru bisa mengembangkan permainan pada babak kedua.
Namun barisan pertahanan PSN tidak mau berkompromi. Eusabius Dosi, Frumensius Loke, Kristoforus Salo, Sebastianus Due, dan Hironimus Liko cukup tangguh m
eredam tekanan Persena. Sulit sekali aliran bola masuk kr jantung pertahanan PSN.
675 Juta Rupiah

Dalam kejuaraan ini, Panita Penyelenggara menyiapkan medali, 4 buah piala tetap, dan uang pembinaan sebesar Rp 675.000.000. Masing-masing pemenang mendapatkan medali, piala tetap, dan uang pembinaan.
Persena berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 175.000.000, lalu Bajak Laut sebagai juara ketiga menerima uang pembinaan Rp 150.000.000, dan Persada SBD sebagai juara keempat mendapat uang pembinaan Rp 120.000.000.
Persada juga menerima uang pembinaan Rp 20.000.000 dalam kategori Tim Fair Play. Sementara Yohanes Yoko Jehaman ditetapkan sebagai Top Scorrer dengan koleksi 8 gol dan mendapatkan uang pembinaan Rp 5.000.000.
Pada momen seremoni penutupan, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan dana fasilitas kepada PSN, Persena, dan Persada, masing-masing sebesar Rp 100.000.000. Bantuan dana ini sebagai bentuk penghargaan kepada 3 tim asal NTT tersebut yang akan berlaga pada Liga 4 Seri Nasional.*** (delegasi / eny)











