KUPANG,DELEGASI.NET – Gebrakan berani kembali datang dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka. Dalam sebuah langkah strategis yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, Gubernur Melki mengumumkan penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor bagi warga yang telah menunggak lebih dari dua tahun.
Kebijakan ini disampaikan dalam acara Coffee Morning bertajuk “Kolaborasi Membangun NTT: Media Sebagai Mitra Pembangunan” yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur pada Sabtu pagi (10/5/2025), dan dihadiri oleh insan pers dari berbagai media.
“Program pemutihan ini berlaku bagi kendaraan yang menunggak lebih dari dua tahun. Cukup bayar pokok pajak dua tahun, dendanya kami hapus,” ujar Gubernur Melki di hadapan awak media.
Tak hanya penghapusan denda, program ini juga memberikan insentif berupa pembebasan atau keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB-II), serta pajak progresif.
Langkah ini diambil untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus mendorong peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.
Namun, Gubernur Melki juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin membayar pajak di masa mendatang. “Jangan setelah penghapusan tidak bayar pajak lagi,” pesannya.
Dengan semangat “Ayo Bangun NTT,” kebijakan ini dinilai sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah dalam memberikan solusi konkret, bukan sekadar janji.
Langkah ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pelaku media yang hadir, menandai awal sinergi baru antara pemerintah dan rakyat dalam membangun NTT yang lebih baik. *** (delegasi)