BerandaBeritaFadli Zon Menjadi Bagian Keluarga Lamaholot  Suku Lamatokan

Fadli Zon Menjadi Bagian Keluarga Lamaholot  Suku Lamatokan

Published on

ADONARA – Dalam Festival Budaya Lamaholot tersebut, juga dirangkaikan dengan penobatan Bapak Fadli Zon menjadi bagian Keluarga Lamaholot Suku Lamatokan, Sabtu (26/4/2025).

Acara penobatan ini berlangsung dengan nuansa tradisi yang kental, mencerminkan nilai-nilai luhur warisan budaya Lamaholot. Prosesi ini dimulai dengan penyematan pakaian adat khas Lamaholot kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dimana tenun tersebut ditenun langsung oleh Ina-Ina yang terdiri dari kain adat serta peralatan perang seperti parang, perisai perang dan diikuti dengan tutur adat oleh para Tetua Adat. Kemudian dilanjutkan dengan meminum tuak dan diberikan rokok adat sebagai simbol memohon restu dari Leluhur Lewotana.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma juga dipakaikan kain adat juga diberikan parang dan perisai pada kesempatan tersebut. Bersama Menteri Kebudayaan, Wagub Johni Asadoma juga ikut diberikan dan meminum tuak adat dan diberikan rokok adat sebagai simbol memohon restu dan doa dari para Leluhur Lewotana.

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa penobatan ini merupakan kehormatan besar baginya yang telah masuk dalam keluarga besar Lamaholot.

“Saya merasa sangat terhormat atas penghargaan dari para tetua adat, kepala suku, dan masyarakat Adonara atas penobatan sebagai bagian dari keluarga besar Lamaholot, khususnya Suku Lamatokan,” ujar Fadli Zon.

“Tentunya penghargaan ini bukan hanya sekedar perayaan budaya semata, namun pengingat bagi saya pribadi untuk berperan aktif sebagai bagian dari penjaga budaya dan tradisi Lamaholot yang sangat kaya dan beragam ini. Peran aktif dan inisiatif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemajuan kebudayaan daerah. Di tengah era globalisasi seperti saat ini, penting bagi kita untuk melestarikan tradisi dan budaya agar tak lekang oleh zaman,” ucap Fadli Zon.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Kebudayaan, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa warisan budaya Indonesia terpelihara dan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat identitas nasional, perekat dan pemersatu bangsa, serta memperkaya peradaban dunia sejalan dengan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 32 yang mengamanatkan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.” Jelasnya.

Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bibit bambu dari Ketua YBLLI, Prof. Jatnika Naggamiharja kepada Bupati Flores Timur, Perwakilan Bupati Lembata dan Perwakilan Bupati Alor.

Pada kesempatan tersebut Menteri Kebudayaan dan Wakil Gubernur NTT juga menyerahkan tabungan pendidikan dari Bank NTT bagi siswa/i Sekolah Dasar berprestasi.

Sebelum meninggalkan tempat acara, Menteri Kebudayaan dan Wakil Gubernur NTT juga menyempatkan diri untuk mengunjungi stand-stand UMKM untuk melihat dan berbelanja berbagai produk UMKM seperti tenun ikat yang merupakan kekayaan intelektual dari Ina-Ina Penenun, serta produk-produk kuliner seperti jagung titi, kripik serta hasil-hasil kerajinan lainnya.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma mengatakan kunjungan Menteri Kebudayaan merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap kelestarian dan kemajuan budaya di NTT yang sangat unik dan kaya serta beranekaragam.

“Melalui kunjungan ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antar pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga, merawat, dan melestarikan serta memajukan kekayaan budaya Nusantara, khususnya kekayaan budaya lokal NTT yang begitu beragam dan memiliki nilai historis yang tinggi.” Ujar Wagub Johni Asadoma.*** (delegasi/Biro Adpim Setda NTT

Komentar ANDA?

Latest articles

Pelayanan Publik NTT Tembus Kategori Sangat Baik, Dua Kabupaten Masuk Prioritas Pembinaan

KUPANG, DELEGASI.NET — Kualitas pelayanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat kemajuan...

Siapkan Akun Coretax DJP, Ini Langkah Awal Wajib Pajak Sebelum Lapor SPT 2026

KUPANG, DELEGASI.NET - Awal tahun 2026 tidak hanya ditandai dengan tingginya intensitas hujan di...

Renungan Minggu : Ia Berdiri dalam Antrian Kita

Oleh: RD. Leo Mali Yesus mengantri bersama orang-orang biasa untuk dibaptis oleh Yohanes di sungai...

Sebelas DPC Nilai Muswil X PPP NTT Cacat Hukum, Legitimasi Kepemimpinan Dipersoalkan

KUPANG, DELEGASI.NET — Musyawarah Wilayah (Muswil) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Timur...

More like this

Pelayanan Publik NTT Tembus Kategori Sangat Baik, Dua Kabupaten Masuk Prioritas Pembinaan

KUPANG, DELEGASI.NET — Kualitas pelayanan publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat kemajuan...

Siapkan Akun Coretax DJP, Ini Langkah Awal Wajib Pajak Sebelum Lapor SPT 2026

KUPANG, DELEGASI.NET - Awal tahun 2026 tidak hanya ditandai dengan tingginya intensitas hujan di...

Renungan Minggu : Ia Berdiri dalam Antrian Kita

Oleh: RD. Leo Mali Yesus mengantri bersama orang-orang biasa untuk dibaptis oleh Yohanes di sungai...