KUPANG,DELEGASI.NET- Di tengah agenda yang padat dalam kunjungan di Polandia, Gubernur NTT, Melki Laka Lena, masih memberi perhatian terhadap erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur. Gubernur Melki memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) penanganan letusan Gunung Lewotobi Laki laki, Rabu (18/6).
Rakor itu dihadiri Pempus antara lain Menteri Sosiql dan jajaran, BNPB, Wagub Johni Asadoma, Kabadan Geologi ESDM, BMKG, pimpinan OPD Pemda Provinsi NTT, Balai Jalan, PLN, Bupati Flotim, Bupati Sikka dan Pemda se-daratan Flores. Juga Pemda tingkat ll lainnya se-NTT, PMI dan berbagai pihak lainnya.
“Sejak 10.30 WITA, kami memimpin rapat penanganan letusan lewotobi laki laki yg dihadiri Pempus antara lain pak Mensos dan jajaran, BNPB, Wagub NTT, Kabadan Geologi ESDM, BMKG, pimpinan OPD Pemda Prop NTT, Balai Jalan, PLN, Bupati Flotim dan Bupati Sikka dan Pemda se daratan Flores juga Pemda tingkat ll lainnya se NTT, PMI dan berbagai pihak lainnya,” jelas Gubernur Melki dalam pesan WhatsApp kepada wartawan di Kupang, Rab7 (18/6).
Berikut keputusan penting dari rapat koordinasi tersebut.
- 1. Pemda tingkat ll khususnya Flotim dan semua jajaran memastikan warga masyarakat tidak berada di radius yang dilarang. Semua warga berada di lokasi pengungsian dan dipenuhi kebutuhan dasarnya.
- Pemprop NTT dipimpin oleh Asisten 3 / Plt Kepala BPBD NTT memimpin tim penanganan letusan Lewotobi Laki laki berkoordinasi dengan KL dari pusat, pemda Flotim dan Sikka serta para pihak yang membantu korban.
- 3. Pemerintah Pusat melalui Mensos dan jajaran segera mengirim dan distribusikan bantuan yang diperlukan oleh korban seperti masker, makanan dan berbagai kebutuhan lainnya dibantu oleh pemda tingkat Flotim – Sikka dan para pihak lainnya.
- 4. Instansi vertikal pusat di daerah bersama dengan dinas terkait memastikan dukungan pelayanan publik berjalan terutama sektor kesehatan, jalan, air dan listrik.
- 5. Petugas kesehatan secara rutin mengecek kondisi kesehatan warga masyarakat khususnya pengungsi di semua daerah terdampak debu vulkanik.
- 6. Masyarakat terus diinfokan berbagai perkembangan penanganan bencana dan bagaimana antisipasi berbagai hal dan mencegah merebaknya hoax.
- 7. Semua pihak yang menangani bencana bersama TNI Polri dan unsur masyarakat lainnya sampai level bawah lebih bersiaga dan sinergi antisipasi berbagai hal ke depan. Masing masing sesuai tingkatan membuat forum bersama untuk memudahkan koordinasi penanganan bencana letusan Gunung Lewotobi Laki laki.
“Kita semua berdoa kepada Tuhan agar kita semua khususnya pada pengungsi dan semua warga yang terdampak diberi kekuatan dan kemampuan melewati masa-masa sulit ini dengan baik,” pesan Melki Laka Lena. (jdz)











